Hay, kenalin nama gue Sapiens
Gue mau berbagi cerita nih, persoalan kehidupan hari-hari yang gue alami dalam kurun waktu 7 bulan nganggur sehabis lulus kulah, Latarbelakang gue bukan keluarga orang kaya, orang tua juga ngga punya "networking" pada rekan-rekan mereka untuk ngebantu gue masuk dalam dunia kerja. Lulus kuliah bulan Desember 2020, membuat gue mempersiapkan berkas-berkas penunjang untuk bertempur melamar kerja, awal-awal sebagai pelamar kerja membuat gue gugup, karna gue anak pertama di keluarga dan ngga punya kakak untuk ngebantu gue menjelaskan "dunia" mencari kerja seperti apa? dan bagaimana tantangannya?.
Seiring perjalanan waktu gue ngelamar pekerjaan, bersyukur gue dapet panggilan dari beberapa perusahaan. Tapi, gue gagal di bagian psikotes, hal ini membuat gue gelisah terhadap keyakinan gue untuk mampu bersaing di dunia kerja. Gue bingung saat ini, selama kurun waktu 7 bulan ini gue selalu menyempatkan mempelajari kembali soal-soal psikotes melalui internet dan buku. Tapi, keberuntungan seakan belum berpihak sama gue.
Padahal, di setiap momen gue psikotes semua soal yang gue yakin dan tau. Gue jawab nyoo, alhasil sampai tulisan ini dibuat, gue masih mendapatkan jawaban "GAGAL". Ahh capek sihh, namun dari pengalaman gue nganggur ini gue nemu beberapa potongan jawaban terhadap kenapa gue masih nganggur? potongan jawaban itu, "Satu kenyataan dalam hidup yang gue alami, gue pahami, dan gue terima adalah hampir semua peristiwa tidak berjalan sesuai rencana dan it's okay". IT'S OKAY, banyak orang pasti mengira kata itu terkesan "klise" namun menurut gue, banyak semua rencana yang ter-plan matang tanpa gue ngira ada kegagalan, tapi kenyataan nya? semua meleset dan gue gagal.
Persoalannya bukan diri gue yang gagal sebagai aktor yang memerani di kehidupan gue, bukan juga gue menyalahkan keadaan seolah-olah gue ngga beruntung dan "denial'. Gue hanya mencoba mencari jawaban atas ketidaksesuaian hidup gue dan bukan tujuan membanding satu dengan lain hal. Keyakinan dan ketidakyakinan hanya sebagai dua kutub untuk memberi gambaran indah terhadap rencana semesta buat gue.
Jujur, saat ini gue hanya berusaha dan yakin bahwa semesta akan memberikan kado terindah di ulang tahun gue nanti. gue cuma berharap sebagai kakak dan anak pertama, mampu menolong adik-adik gue nanti ketika mereka sudah menjajaki dunia pekerjaan. Gue bekali mereka pengetahuan, keahlian dan juga pelajaran mental yang kuat atas tekanan diri sendiri, karna sejujurnya diri sendiri adalah musuh terberat untuk kita mau maju dan menang.
Peristiwa ini jadi motivasi gue menulis di blogger ini bukan untuk mencari perhatian sesama orang yang mengalami kejadian sama dengan gue, tetapi untuk mencurahkan dan mengobati kegundahan isi hati yang selama ini gue pendam, akhirnya terkeluarkan bebas di tulisan ini :). kesedihan, air mata, kemarahan, kemuraman, dan kegagalan terus akan menyelimuti usaha kita, namun jika kalian mengalami itu, balik lah pada tujuan yang ingin kalian capai. Kalian terlahir bukan untuk uring-uringan atas kegagalan satu, dua, tiga bahkan empat peristiwa. Kalian terlahir untuk menjadi seorang pemenang! karna seorang pemenang jatuh berkali-kali tidak merubah tujuannya, seorang pemenang jatuh berkali-kali sebagai rintangan mencapai tujuannya.
Comments
Post a Comment